Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Viii I Smp N 1 Adiwerna Kabupaten Tegal Dalam Pokok Bahasan Pythagoras (P-106)

A.  Latar Belakang Masalah
Perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi yang kian pesat dan perubahan global dalam berbagai aspek kehidupan yang datang begitu cepat menjadi  tantangan  bangsa   dalam  mempersiapkan generasi  masa  depan, termasuk peserta didik.
Untuk menghadapi dinamika dan mengantisipasi persoalan-persoalan kemungkinan besar sudah atau akan terjadi dalam bidang pendidikan perlu disiapkan   perangkat  aturan  atau   kurikulum   yang  berbasis   kompetensi. Kompetensi  tersebut   diharapkan dapat mengembangkan  ketrampilan  dan keahlian untuk dapat mempertahankan hidup di tengah perubahan dunia yang tiba-tiba, cepat, rumit, tidak pasti dan tidak menentu.

Perbedaan Latihan Incline Press Beban Tetap Set Meningkat Dan Beban Meningkat Set Tetap Terhadap Hasil Tolak Peluru Putra Pada Siswa Smp Negeri 10 Kota Pekalongan Tahun Pelajaran 2005/2006 (P-105)

1.1 Alasan Pemilihan Judul
Upaya untuk meningkatkan kinerja dalam bidang olahraga sebagai sarana yang ingin  dicapai dalam pengembangan dan penbangunan olahraga di indonesia akan membutuhkan waktu dan proses pembinaan yang lama. Usaha untuk mencapai kemampuan yang diinginkan membutuhkan perhitungan secara masak dengan suatu usaha pembinaan dan pembibitan secara dini  serta melalui pendidikan dengan ilmu pengetahuan  dan teknologi  yang  terkait.  

Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Sikap Peserta Didik Melalui Pelatihan Guru Dengan Vcd Pemodelan Dan Pendampingan Pada Pembelajaran Matematika (P104)

A. Latar Belakang Masalah
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan khususnya untuk memacu penguasaan ilmu pengetahuan, matematika memegang peranan penting dalam pendidikan baik sebagai objek langsung (fakta, konsep, prinsip) maupun objek tak langsung (sikap kritis, logis, dan tekun). Karena pentingnya matematika, mata pelajaran matematika menjadi salah satu mata pelajaran wajib yang diberikan di sekolah mulai dari jenjang terendah yaitu sekolah dasar sampai jenjang tertinggi yaitu sekolah menengah atas. Bahkan matematika juga dipelajari sampai tingkat perguruan tinggi terutama pada jurusan ilmu eksakta.

Keefektifan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Nht Dengan Pemanfaatan Lks Pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar Siswa Kelas VIII (P103

A. Latar Belakang Masalah
Matematika merupakan ilmu yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin ilmu dan memajukan daya pikir manusia. Untuk menguasai dan menciptakan teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika sejak dini. Oleh karena itu, mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang diberikan pada setiap jenjang pendidikan dari mulai pendidikan dasar.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN BELAJAR MATA PELAJARAN IPS EKONOMI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 36 SEMARANG TAHUN 2005/2006 (P-102)

A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan memegang peranan penting dalam mempersiapkan sumberdaya manusia bagi kehidupan di masa yang akan datang. Melalui proses belajar diharapkan akan dicapai tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan dapat tercapai jika siswa melibatkan dirinya secara aktif dalam kegiatan belajar baik fisik, mental maupun emosional. Pendidikan Nasional adalah usaha secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kebiasaan, kecerdasan dan ketrampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (Pasal 1 UU No. 20 Tahun 2003).

Perbedaan Hasil Latihan Forehand Drive Menggunakan Arah Bola Depan Belakang & Posisi Pemain Maju Mundur Terhadap Kemampuan Melakukan Forehand ..(P101)

1.1 Alasan Pemilihan Judul
Tenis merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang sangat populer karena banyak diminati oleh masyarakat. Kebutuhan akan tenis lapangan semakin meningkat karena banyaknya orang yang gemar bermain tenis mulai dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Tiap orang mempunyai tujuan yang berbeda-beda dalam melakukannya, misalnya ada yang bertujuan untuk memperluas pergaulan, memperbanyak teman, rekreasi, kesehatan, tidak sedikit pula dari mereka yang berusaha untuk prestasi. Bahkan dewasa ini tenis dapat dijadikan sebagai lapangan pekerjaan mengingat melalui tenis dapat menghasilkan pendapatan.

STUDI KASUS KAWIN KONTRAK DI DESA PELEMKEREP KECAMATAN MAYONG KABUPATEN JEPARA (P-100)

A. LATAR BELAKANG
Sudah menjadi kodrat alam, sejak dilahirkan manusia selalu hidup bersama dengan manusia lainnya di dalam suatu pergaulan hidup. Hidup bersama manusia adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baik yang bersifat jasmani maupun rohani.

Pada umumnya, pada suatu masa tertentu bagi seorang pria maupun seorang wanita timbul kebutuhan untuk hidup bersama dengan manusia lain, yang berlainan jenis kelaminnya. Hidup bersama antara seorang pria dan wanita tersebut tidak selalu ditujukan untuk mdmenuhi kebutuhan biologis kedua manusia tersebut saja, tetapi pada umumnya dapat dikatakan, menyalurkan kebutuhan biologis merupakan faktor pendorong yang penting untuk hidup bersama tadi, baik dengan keinginan mendapat anak keturunannya sendiri, maupun hanya untuk memenuhi hawa nafsu belaka.

PENGARUH LATAR BELAKANG PEKERJAAN ORANG TUA TERHADAP MINAT BERWIRASWASTA SISWA KELAS II PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF SMK NEGERI 1 (P-99)

A. Alasan Pemilihan Judul
Era industrialisasi membutuhkan manusia yang berkemampuan profesional dibidangnya masing-masing dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini tentunya akan menimbulkan persaingan ketat terhadap dunia kerja. Salah satu upaya untuk menghadapi industrialisasi adalah dengan berwiraswasta. Ditinjau dari segi kemandirian berwiraswasta akan memberikan peluang untuk diri sendiri dalam mencapai kesuksesan. Dari segi sosial akan memberikan peluang kerja bagi orang lain, lingkungan dan masyarakat.

CONTEXT OF SITUATION AND CONTEXT OF CULTURE IN WILLIAM SHAKESPEARE’S “SONNET XVIII (P-98)

CHAPTER I INTRODUCTION

1.1 General Background of the Study
Even though they come from different field, linguistics studies and literary studies are assumed to be connected in certain respects as intellectual disciplines. Linguistics, as the scientific study of language, necessarily “covers all aspects and uses of language, and all styles” (Hill, 1969: 196); or “an aspect of the study of language” (Halliday, 1985:4). This means that linguistics concerns with the way people use language and with how the various components of language function.

Perbedaan Metode Mengajar Servis Bawah Terhadap Keberhasilan Servis Bawah Bola Voli Siswi Kelas X SMK N I Salam Tahun 2006 / 2007 (P-97)

1.1. Latar belakang masalah.
Permainan bola voli merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang diajarkan di seluruh tingkat sekolah, baik SD, SMP, maupun SMA / SMK. Di dalam kurikulum SMK tahun 1999, permainan bola voli diajarkan pada siswa kelas I semester 2, kelas II semester 3 dan 4, kelas III semester 5 dan 6. Sedang dalam kurikulum 2004 sekolah diberi kebebasan untuk memprogramkan sendiri pada semester berapa permainan bola voli tersebut disampaikan. Di dalam KTSP 2006 sekolah memprogramkan permainan bola voli mulai diajarkan pada kelas X semester 1. Keberhasilan suatu pembelajaran dipengaruhi oleh :
- metode
- guru
- siswa
- sarana prasarana / alat yang tersedia

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pokok Bahasan Hitung Campuran Kelas Iii Mi Ma’arif Blotongan Salatiga Menggunakan Alat Peraga Kartu Mainan ..(P-96)

A. Latar Belakang
Sejauh ini pendidikan kita masih didominasi oleh pandangan bahwa pengetahuan sebagai perangkat fakta – fakta yang harus dihapal. Kelas masih berfokus pada guru sebagai sumber utama pengetahuan, kemudian ceramah menjadi pilihan utama strategi belajar. Untuk itu diperlukan strategi belajar “baru” yang lebih memperdayakan siswa. Sebuah strategi belajar yang tidak mengharuskan siswa menghapal fakta-fakta, tetapi sebuah strategi yang mendorong siswa mengkontruksikan pengetahuan dibenak mereka sendiri (Diknas 2003 : 2). Melalui landasan filosofi kontruktivisme, CTL siswa diharapkan belajar melalui”mengalami” bukan “menghapal”.

Dinamika Organisasi Muhammadiyah Dalam Perebutan Pengaruh Massa Di Kabupaten Rembang Tahun 1960-2000 (P-95)

A. Latar Belakang
Organisasi massa Muhammadiyah merupakan salah satu pergerakan Islam yang pertama dengan bentuk modern dalam era kolonial Belanda. Keberadaan organisasi Muhammadiyah, sebuah organsasi yang didirikan oleh K.H Ahmad Dahlan pada tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta, semakin besar dan diakui masyarakat akibat adannya restu pemerintah kolonial Belanda. Pergerakan ini mendapatkan statusnya sebagai organisasi yang berbadan hukum (Recht Person) lewat surat ketetapan Gouvernement Besluit yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Yogyakarta (Algemene Secretarie, 22
Agustus 1914: No 81). Surat ini keluar setelah Muhammadiyah mengajukan permohonan dan memenuhi persyaratan sebagai badan hukum dengan terlebih dahulu mengajukan anggaran dasar, sekalipun dalam realitasnya anggaran dasar Muhammadiyah ketika itu sifatnya masih sangat sederhana (Pasha dan Darban,
2003:171).

Perkawinan Campur Dalam Novel Rojak Karya Fira Basuki (P-94)

1.1 Latar Belakang
Sastra adalah ekspresi kehidupan manusia yang tidak lepas dari akar masyarakatnya. Kendati demikian, sastra tetap diakui sebagai sebuah ilusi atau khayalan dari kenyataan. Sastra tidak akan semata-mata menyodorkan fakta secara mentah. Sastra bukan sekedar copy kenyataan melainkan kenyataan yang telah ditafsirkan. Kenyataan tersebut bukan berupa jiplakan yang kasar, melainkan sebuah refleksi halus dan estetis.

Hubungan Antara Postur Tubuh Dan Keterbelajaran Gerak Pada Siswa Kelas V DAN VI Sekolah Dasar Negeri Di Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan (P-93)

1.1 Latar Belakang Masalah
Manusia dalam hidupnya selalu tumbuh dan berkembang seiring dengan bertambahnya usia. Sepanjang hidup manusia mulai masih dalam kandungan, dilahirkan dan sampai mati memperoleh sebutan yang berganti-ganti. Pergantian sebutan didasarkan pada usianya dan merupakan fase-fase dalam perkembangan yang dilewati.
Anak-anak sekolah dasar kelas V dan VI merupakan usia anak besar. Pada masa anak usia besar kecenderungan pertumbuhan fisik kearah tipe tubuh tertentu mulai terlihat, namun masih belum begitu jelas.

PENINGKATAN HASHL BELAJAR KIMIA DENGAN PENDEKATAN MODIFICATION OF RECIPROCAL TEACHING POKOK MATERI LARUTAN PENYANGGA SISWA KELAS XI IPA (P-92)

A. Latar Belakang
Pendidikan di sekolah tidak lepas dari kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) yang merupakan perencanaan secara sistematis yang dibuat oleh guru dalam bentuk satuan pelajaran. Menciptakan kegiatan belajar mengajar yang mampu mengembangkan hasil belajar semaksimal mungkin merupakan tugas dan kewajiban guru. Oleh karena itu, seorang guru memerlukan strategi penyampaian materi untuk mendesain KBM yang dapat merangsang hasil belajar yang efektif dan efisien sesuai dengan situasi dan kondisinya.
Cara Seo Blogger

Kumpulan Tesis dan Skripsi Pendidikan Headline Animator

Anda ingin download daftar judul tesis dan skripsi terbaru dan lengkap silahkan klik download

Like Ya

×