Tampilkan postingan dengan label Tesis Pendidikan Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tesis Pendidikan Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

PENGARUH SRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS VI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA (PEND-35)

Efektivitas pendidikan sering kali dilihat pada kualitas hasil belajar para lulusan (Martiniore ; 1993), sedangkan hasil belajar dikatakan efektif bila tujuan pembelajaran dapat dicapai (Degeng dan Miarso ; 2003) Salah satu komponen yang berpengaruh terhadap efektifitas hasil pembelajaran adalah strategi pembelajaran.

Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa pembelajaran memberikan kontribusi terhadap komponen pembelajaran lainnya termasuk hasil pembelajaran sangat dipengaruhi oleh pengaruh interpertasi antara komponen kondisi pembelajaran, metode pembelajaran dan hasil pembelajaran (Degeng; 1988) Untuk memudahkan mencapai tujuan dalam proses pembelajaran diperlukan kegiatan untuk memilih, menetapkan dan mengembangkan metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran dan karaktersitik bidang study (mata pelajaran) baik untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), maupun mata pelajaran lainnya.

HUBUNGAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR DENGAN PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DALAM KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI... (PEND-40)

Pada masa yang akan datang tantangan bagi penyelenggaraan sistem pendidikan akan semakin sulit. Dimana mereka harus bisa membuat lembaga mereka diminati oleh publik. Dari banyaknya lembaga pendidikan yang ada, mereka pasti memiliki lembaga pendidikan yang kualitasnya baik. Aspek kualitas itu dilihat dari mata kuliah yang dibuat sesuai dengan tuntutan kebutuhan di masyarakat.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA KRITIS CERPEN DENGAN STRATEGI SQ4R DAN JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII SMP .... (PEND-45)

Membaca merupakan aktivitas yang tidak bisa lepas dari menyimak, berbicara, dan menulis. Untuk memperoleh pemahaman yang akurat, pembaca menyimak bahan yang dibaca sambil mencatat perolehannya. Setelah itu, pembaca mengkomunikasikan hasil bacaannya secara lisan. Dengan demikian membaca merupakan keterampilan berbahasa yang saling berkaitan.

PENGARUH PENDEKATAN METODE PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS XI (PEND-49

Metode mengajar adalah suatu cara penyajian bahan pelajaran untuk mencapai tujuan pengajaran yang ingin dicapai, sehingga semakin baik penggunaan metode mengajar semakin berhasilah pencapaian tujuan. Dalam interaksi tersebut, siswa diarahkan oleh guru untuk mencapai tujuan pengajaran melalui metode dan alat untuk pengajaran yang dipelajari siswa dengan menggunakan metode dan alat untuk kemudian dinilai ada tidaknya perubahan pada diri siswa setelah ia menyelesaikan proses belajar mengajar.


PENGARUH SRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS VI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA (PEND-35)

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Manajemen Sekolah dan Kurikulum yang diikuti oleh perubahan-perubahan teknis, lainnya. Adanya perubahan-perubahan tersebut diharapkan dapat memecahkan berbagai permasalahan pendidikan menuju penyempurnaan kurikulum tentang standar Nasional Pendidikan diantaranya Standart Proses PP. No.19 Tahun 2005, pasal 19 ayat 1 yaitu proses pembelajaran pada tingkat satuan pendidikan yang diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi, peserta didik untuk dapat berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik (Degeng ; 2006)

KORELASI ANTARA KOMPETENSI GURU DALAM MENYAMPAIKAN PEMBELAJARAN DAN MENGGUNAKAN MEDIA OHP MENURUT PERSEPSI SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VII SMP ... (PEND-1)

Tugas guru pada dasarnya ada dua macam yaitu mendidik dan mengajar. Mendidik dalam arti menanamkan nilai-nilai pada diri anak didik seperti budi pekerti, nilai keimanan, dan ketaqwaan (imtaq) kepada Tuhan Yang Maha Esa, nilai sopan santun, dan sebagainya, yang semua itu ditanamkan oleh guru dengan cara mengintegrasikan materi-materi tersebut melalui mata pelajaran yang menjadi tanggungjawabnya. Sedangkan dalam tugas mengajar, guru diharapkan mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi penguasaan ilmu pengetahuan oleh anak didik sesuai dengan bidang mata pelajarannya. Keberhasilan tugas guru dalam jangka pendek dapat dilihat pada setiap akhir periode pembelajaran melalui tes formatif, tes sumatif maupun ujian nasional di setiap jenjang pendidikan.(Majlis Diklitbang PP Muh. 2004:14)

PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN TANYA JAWAB DAN DISKUSI TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI SISWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS X SMK NEGERI ... (PEND-52)

Pertimbangan dalam mendesain pembelajaran ini karena siswa sebagai subjek belajar mempunyai keunggulan pada aspek tertentu, disini guru harus mengembangkan secara optimal dan menerapkan aktivitas belajar yang bermakna dan menyenangkan. Target ketercapaian kurikulum mengeliminasi hak siswa dan akan menghambat proses pencapaian tujuan pendidikan secara mendasar yaitu menjadi manusia seutuhnya. Bertautan dengan realita yang dihadapi dalam uraian ini, guru perlu menerapkan metode yang menghasilkan pembelajaran yang relevan untuk siswa adalah Tanya jawab dan diskusi.

PENGARUH MEDIA BUKU BACAAN DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI SISWA KELAS VI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN ....(PEND-12)

Dalam kehidupan masyarakat dewasa ini menginginkan pendidikan untuk kaum remaja agar dilaksanakan seimbang antara pengetahuuan dan pembentukan kepribadian. Maka dari itu pendidikan dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia terutama fkiran, perasaan dan tingkah lakunya.

Sebab hal tersebut juga mengindikasikan suatu keberhasilan program pendidikan dalam suatu bangsa didalam melaksanakan pembangunan di segala bidang akan tergantung pada kemampuan bangsa itu sendiri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk mewujudkan hal tersebut pendidikan merupakan salah satu bidang yang cukup penting yang harus mampu menanggapi dan mengikuti perubahan yang terjadi dalam usaha pembangunan serta mampu menjawab tuntutan masyarakat. Pendidikan merupakan suatu kebutuhan yang mutlak dalam kehidupan bangsa dan negara bahkan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia dalam fungsinya untuk meningkatkan mutu kehidupan secara individual dan sebagai kelompok dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pendidikan, pribadi dan kemampuan seseorang akan berkembang, juga akan menghasilkan manusia yang beradab dan cerdas. Sekolah Dasar sebagai suatu lembaga pendidikan yang memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan dasar. Dengan demikian, tercipta sumber daya manusia yang bermutu dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang berorientasi pada peningkatan penguasaan iptek, kemampuan profesional, dan produktivitas kerja yang dituntut oleh kebutuhan pembangunan. Dengan karakteristik mutu sumber daya manusia demikian, maka bangsa Indonesia diharapkan mampu bersaing dalam era globalisasi.

PENGARUH ALAT PERAGA TELEVISI DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI PEMBELAJARAN MENULIS KREATIF DALAM BENTUK PUISI PADA SISWA ... (PEND-26)

Pentingnya perhatian terhadap dunia pendidikan tercermin dalam Undang¬-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, keatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.


PENGARUH TINGKAT KEMAMPUAN MENGGUNAKAN STRUKTUR KALIMAT BAHASA INDONESIA DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP... (PEND-18)

Melihat segi maknanya (nilai komunikatifnya) kalimat terbagi menjadi kalimat berita (kalimat deklaratif) kalimat perintah (kalimat imperatif), kalimat tanya (kalimat interogatif) dan kalimat seru (kalimat interjektif). Dalam hal ini kalimat tersebut di atas merupakan struktur kalimat yang sering diajarkan di sekolah pada umumnya dan khususnya di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP).

Cara Seo Blogger

Kumpulan Tesis dan Skripsi Pendidikan Headline Animator

Anda ingin download daftar judul tesis dan skripsi terbaru dan lengkap silahkan klik download

Like Ya

×